Rapat Pleno GESOI
GESOI UPDATE Jakarta, 12 Agustus 2026
Rapat Pleno Dewan Pengurus GESOI Berlangsung Hangat dan Produktif
TelkoMedika Disambut sebagai Anggota Ex-officio Pertama, Rencana Kerja dan Anggaran 2026–2027 Disetujui
Di dalam foto, dari kiri ke kanan: Dicky Anfiadi (Direktur Utama TelkoMedika), Sanny Iskandar (Wakil Ketua Dewan Pengawas), Chu Shen (Ketua Dewan Pengawas), Burhanuddin Abdullah (Anggota Dewan Pembina), Nicke Widyawati (Anggota Dewan Pembina), Rudiantara (Ketua Dewan Pembina), Darmawan Junaidi (Bendahara), Andrew Tani, Sr. (Ketua Dewan Pengurus), Heru Wiryanto (Wakil Ketua Dewan Pengurus), dan Oging Satrio Kusumo (Anggota Pendiri).
Yayasan Gerakan Sehat Otak Indonesia (GESOI) menggelar Rapat Pleno Dewan Pengurus di Club Alba Ristorante, Jakarta.
Rapat berlangsung dalam suasana yang hangat, kekeluargaan, dan produktif.
Seluruh agenda dibahas secara tuntas dan menyeluruh, mencerminkan soliditas dan komitmen para anggota dewan dalam mengarahkan misi GESOI untuk memajukan kesehatan otak masyarakat menuju visi Indonesia Emas 2045.
Salah satu momen penting dalam rapat tersebut adalah penyambutan TelkoMedika sebagai Anggota Organisasi Ex-officio pertama GESOI.
Kehadiran TelkoMedika yang diwakili langsung oleh Direktur Utama Dicky Anfiadi disambut baik oleh seluruh peserta rapat.
"Saya tertarik untuk memajukan neuroscience sebagai bidang yang sangat dibutuhkan masyarakat di era digital," ujar Dicky Anfiadi.
Bergabungnya TelkoMedika menandai langkah strategis GESOI dalam membangun jejaring kelembagaan dengan penyedia layanan kesehatan nasional, sekaligus memperluas jangkauan gerakan kesehatan otak ke ekosistem layanan kesehatan yang lebih luas.
Dalam rapat ini, Dewan Pembina juga menyetujui Rencana Kerja dan Anggaran untuk periode September 2026 hingga Agustus 2027.
Persetujuan ini menjadi landasan yang kokoh bagi Dewan Pengurus untuk menjalankan program kerja tahun depan secara terfokus, terukur, dan akuntabel.
Rapat ditutup dengan pesan dari Ketua dan Wakil Ketua Dewan Pembina mengenai tata kelola tiga dewan, yakni Dewan Pembina, Dewan Pengawas, dan Dewan Pengurus. Pesan tersebut menekankan pentingnya kejelasan peran, batas kewenangan, dan mekanisme kerja antar dewan sebagai fondasi organisasi yang sehat.
Arahan tersebut disepakati untuk dikodifikasikan ke dalam Bylaws GESOI, sehingga menjadi pedoman tata kelola yang mengikat dan berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun selama Rapat Pleno ini, GESOI menatap tahun kerja 2026–2027 dengan optimisme, membawa gerakan kesehatan otak semakin dekat dengan masyarakat Indonesia.
Zulfikar, Sekretaris Sekretariat Dewan Pengurus GESOI




